Kumpulan Kisah Pencerah Hati; Mereguk Kearifan Para Kiai

Table of Contents

Judul : Mereguk Kearifan Para Kiai

Penulis : Dr. Jamal Ma'mur Asmani

Penerbit : PT Elex Media Komputindo

ISBN : 987-602-04-5620-1

 

Kiai adalah sebutan lain dari ulama’. Ulama’ merupakan bentuk jama’ dari kata ‘alim yang artinya orang yang mengetahui. Sedangkan secara epistemologi menurut KBBI ulama’ adalah orang yang ahli dalam hal atau dalam pengetahuan agama Islam.

Sedangkan Kiai merupakan tokoh utama umat Islam di Indonesia. Kiai merupakan panggilan khas orang jawa untuk orang terhormat di tengah masyarakat yang selalu melihat umat dengan mata kasih sayang. Para kiai memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Kiai zaman dahulu memberikan petuah-petuah yang selalu mencerahkan masyarakat. Terlebih, ditengah-tengah permasalahan yang ada pada zamannya.

Pada masa kemerdekaan misalnya. Kiai menjadi garda terdepan dalam rangka upaya kemerdekaan. Kiai Subkhi yang terkenal dengan ulama bambu runcing. Bahkan jendral sudirman pernah sowan pada beliau sebelum memulai peperangan.

Seperti dalam buku ini, KH Hasyim Asy’ari yang turut memperjuangkan kemerdekaan bersama para santrinya. Kiai Mahfudz salam yang merupakan tokoh PIM (Mathole’)) pernah ditahan -bahkan hingga akhir hayat beliau- dibenteng ambarawa. Demi memperjuangkan rakyat. Hal yang sama juga diturunkan kepada putranya Kiai Sahal Mahfud. Memperjuangkan pendidikan dan ekonomi masyarakat dengan melawan kultur sosial masyarakat saat itu. Dan masih banyak lagi.

Namun sejarah perjuangan tidak menjadi titik pembahasan yang ditonjolkan dalam buku ini. Buku ini membagi tiap bab dengan 3 sub judul. 1. Ulama, Lentera Hati. 2. Sang Pencerah Hati, 3. Sang Pencerah Gagasan.

Tiap bab diisi keteladanan-keteladanan para kiai dengan segala gagasan dan karakternya. Diawali dengan biografi para kiai baik yang menonjol di bidang tasawuf (pembersihan hati) maupun sebagai lokomotof kebangkitan intelektual umat (ulul albab). Keduanya sangat dibutuhkan bangsa ini untuk mencapai era keemasan di masa depan.

Pada bab pertama penulis memberikan gambaran tentang definisi, tanggung jawab para Ulama’ pada sebuah masyarakat. Penulis mengajak pembaca untuk mampu memahami peran penting seorang ulama atau kiai yang merupakan seorang pamong atau pendidik bagi karakter masyarakat.

Pada bab kedua dihadirkan sosok yang membuka hati dengan karismatiknya yang begitu luar biasa. Beliau KH. M. Hasyim Asy’ari, KH. Abdullah Zein Salam, KH. Mahfud Anwar KH. Ahmad Nafi’ Abdillah dan KH As’ad Syamsul Arifin.

Pada bab ketiga penulis mengahadirkan sosok pencerah gagasan. Dengan gagasan-gagasan mereka khazanah keilmuan indonesia menjadi semakin kaya penuh dengan kearifan. Mereka yang totalitas dan ikhlas untuk mengabdi menjadikan pengetahuan mereka membawa manfaat kepada masyarakat.

Penulis mengambil beberpa ulama diantaranya : KH. Fayumi Munji’, KH. MA Sahal Mahfud, KH Ali Ma’sum, KH. Ali Yafie, KH M, Quraish Shihab, KH. A. Musthafa Bisri, KH. Said Aqil Siradj, KH. Ma’ruf Amin, KH. Ishomuddin Hadziq, KH. Ali Mustafa Ya’qub, KH. Amhad Hasyim Muzadi.

Mengutip pendapat penulis, dalam bahasa Al-Quran, perjuangan mereka digambarkan dalam kalimat “ashluha tsabitun wa faruha fis sama'“, akarnya kokoh menghunjam, tapi ranting dan dedaunannya menjulang tinggi ke angkasa menampakkan sinar yang mampu menyinari seluruh alam semesta dengan kehendak Allah. 

Masyarakat secara keseluruhan merasakan buah perjuangan para ulama, baik dari sisi spiritualitas, dan bahkan non-spiritual, seperti ekonomi. Hal ini tidak lepas dari kecintaan paraulama kepada umatnya sehingga rela berjuang sampai titik darah penghabisan demi kebahagiaan umat, sebagaimana cinta dan pengorbanan baginda Nabi besar Muhammad saw. kepada umatnya sehingga namanya lekat dalam sanubari umat sepanjang masa.

Secara keseluruhan buku ini sangat coock untuk dibaca segala usia. Keteladanan yang diberikan memberikan cahaya yang menerangi sanubari para pembaca. 


Salafudin
Salafudin Walau berbeda beda, tetapi tetap aku

Posting Komentar

Editing

Memuat artikel...

Sejarah

Memuat artikel...

Opini

Memuat artikel...